oleh

Cara Oknum Mahasiswi Unismuh Makassar Selundupkan Sabu 20 Kg dari Malaysia

INIKATASULTRA.com – Satreskoba Polres Nunukan mengungkap percobaan penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu yang diduga melibatkan oknum mahasiswi Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar. 

Dia tertangkap tangan membawa sabu-sabu seberat 20 kilogram (kg). 

Oknum mahasiswi tersebut berinisial EM. Berdasarkan penelusuran pada web forlap.ristekdikti.go.id, EM adalah peserta didik aktif dan tercatat mengambil jurusan Bahasa Inggris pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unismuh. 

EM dibekuk saat hendak membawa sabu-sabu ke Makassar via Parepare. Kurir tersebut, ditangkap di Jalan Borneo, Nunukan Timmur, Selasa, 2 September.  

EM sudah tiga kali meloloskan sabu-sabu hingga ke Parepare. Dalam aksinya, EM diupah puluhan juta rupiah.

Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro menjelaskan, pengungkapan terjadi berkat informasi dari masyarakat yang mengetahui adanya seorang penumpang dari Malaysia sedang membawa barang haram tersebut. Hasil pengembangan, EM tinggal sementara di rumah pria berinisial YP di Nunukan Timur.

“Personel pun langsung mendatangi rumah YP. Di dalam rumahnya ada 2 orang wanita berinisial EM (21) dan YN, keduanya langsung diamankan. Ditemukan 20 bungkus plastik besar diduga sabu-sabu,” ungkapnya. 

Sabu-sabu tersebut disimpan di dalam kardus dan dibungkus dengan karung plastik warna putih. Beratnya 20 kilogram. EM adalah kurir yang akan mengantar ke Parepare, sekalipun dia belum tahu, siapa yang akan mengambil barang tersebut ketika sampai di Parepare. 

Dari hasil interogasi, terungkap EM melakukan aksinya atas perintah pria bernama Asri di Tawau Malaysia, yang juga telah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Nunukan. 

Personel Satres Narkoba sempat melakukan pengembangan dengan cara Control Delivery hingga ke Parepare Sulsel. Namun, diduga informasi tertangkapnya EM bocor hingga ke Parepare. (Fajar/IS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed