oleh

Demi Pulangkan Neymar, Para Pemain Barcelona Rela Gajinya Dipotong

INIKATASULTRA.com – Misi memulangkan Neymar dari Paris Saint-Germain ke Camp Nou ternyata bukan cuma impian petinggi dan fans Barcelona.

Para pemain Blaugrana pun berharap demikian. Bahkan mereka rela gajinya dipotong asalkan Barca bisa membeli kembali bintang Brasil itu.

Dikutip dari Goal Internasional, bek tengah Barcelona, Gerard Pique mengungkapkan tim menawarkan untuk menurunkan gaji mereka sehingga keuangan klub stabil dan bisa memboyong Neymar kembali.

Neymar berusaha kembali ke Barca selama jendela transfer musim panas 2019, hanya dua tahun setelah transfernya mencatat rekor termahal dunia, 222 juta euro ke PSG.

Namun, kesepakatan tidak terwujud karena PSG ngotot memasang harga tinggi untuk sang winger.

Pique mengatakan dia dan rekan satu timnya berusaha membantu Neymar kembali ke raksasa Spanyol di tengah kendala Financial Fair Play. “Kami tidak akan menghabiskan uang,” kata Pique dalam sebuah acara Cadena Ser, El Larguero.

“Apa yang kami katakan kepada presiden adalah apakah kami dapat mengubah kontrak kami karena kami tahu ada masalah Financial Fair Play. Jadi kami berkata kepada presiden, daripada mendapatkan sesuatu di tahun pertama, kami bisa mendapatkannya di tahun kedua atau tiga atau empat.”

“Pada akhirnya kami ingin mengikuti apa yang dilakukan klub dan jika kami dapat membantu klub, dalam hal ini menghindari masalah FFP, tidak kami melakukan (potong gaji) itu.”

“Lebih baik mengurangi gaji kita, itu tentang menemukan formula sehingga jika klub ingin menandatangani Neymar, mereka bisa,” tuturnya.

Ditanya apakah Neymar bisa kembali ke Barca, Pique menambahkan: “Dalam sepakbola apa pun bisa terjadi dan setiap tahun membuatnya lebih jelas. Kami memberi tahu Neymar, ‘Anda akan pergi ke penjara emas’. Tetapi dalam sepakbola hal-hal bisa terjadi dan pintu terbuka untuk anda,” lanjutnya.

Neymar telah mencetak gol untuk PSG dalam empat dari lima pertandingannya di Ligue 1 mulai musim ini, tetapi belum bermain di Liga Champions setelah diskors selama tiga pertandingan musim lalu setelah omelan kotor di media sosial.

Barcelona memiliki awal yang tidak konsisten pada musim ini tetapi masih berada di puncak La Liga dengan 22 poin, di depan rival mereka Real Madrid (21) dan tiga tim dengan 20 poin – Granada, Atletico Madrid dan Sevilla. (pojoksatu/IS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed