oleh

Polisi di Sulteng Tembak Rekannya, Lalu Tembak Kepala Sendiri

DONGGALA, INIKATASULTRA.com – Seorang anggota polisi di Polsek Sirenja, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah menembak rekannya sendiri. Peristiwa itu terjadi di Mapolsek Sirenja pada Jumat (8/11) pagi.

Peristiwa terjadi sekitar Pukul. 09.15 WITA. Insiden penembakan terjadi terhadap Aipda Nabud Salama, Kepala SPKT Polsek Sirenja yang ditembak oleh Aiptu Purwanto, Kanit Sabhara Polsek Sirenja dengan menggunakan senjata laras panjang jenis V2.

“Untuk kronologinya ini lagi pendalaman, yang jelas ada anggota dua kena peluru, senjatanya V2, tentang kejadiannya seperti apa, lagi pendalaman,” kata Kapolda Sulteng Lukman Wahyu Harianto dikutip dari media lokal setempat.

Informasi yang dihimpun media ini, peristiwa itu berawal ketika sekitar pukul 09.05 WITA, ketika Aiptu Purwanto sedang membersihkan senjata laras panjang jenis V2 di dalam ruangan Polsek Sirenja.

Setelah melakukan pembersihan senjata, Aiptu Purwanto keluar dari ruangan Mapolsek dan menuju ke penjagaan Mapolsek yang berjarak kurang lebih 5 meter dari ruangan Mapolsek Sirenja.

Setelah tiba di depan penjagaan Mapolsek, Aiptu Purwanto sempat menanyakan keberadaan Handy Talkie (HT) miliknya kepada Aipda Nabud Salama. Namun naas, pada saat menanyakan keberadaan HT miliknya, tiba-tiba senjata laras panjang V2 yang dipegang oleh Aiptu Purwanto meledak dan mengenai Aipda Nabud Salama hingga yang bersangkutan jatuh terkapar.

Setelah melihat Aipda Nabud Salama jatuh terkapar akibat terkena tembakan, Aiptu Purwanto panik dan langsung mengambil senjata pistol milik Aipda Nabud Salama  yang berada disamping korban dan kemudian Aiptu Purwanto langsung menembakkan senjata pistol tersebut kebagian kepalanya sendiri dengan maksud untuk bunuh diri.

Anggota Polsek Sirenja yang berada disekitar TKP dan melihat kejadian tersebut dan dibantu oleh masyarakat sekitar kemudian langsung membawa kedua korban ke Puskesmas Sirenja guna mendapat perawatan Medis.

Sekitar Pukul 10.00 WITA, karena keadaan kedua korban semakin kritis, kedua korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palu.

Akibat kejadian ini, Aipda Nabud Salama mengalami luka tembak pada bagian mulut dan tembus kepala belakang. Sementara Aiptu Purwanto mengalami luka tembak pada bagian kepala belakang.

Kapolres Donggala AKBP Dadan Wahyudin membenarkan hal tersebut. “Iya terkena tembakan di bagian kepala,” katanya.

Hingga saat ini, situasi di Mapolsek Sirenja masih kondusif. Namun untuk sementara ditutup untuk umum dan sedang dilakukan olah tempat kejadian perkara. (RF)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed