oleh

Besok Deklarasi! Partai Gelora Harus Belajar Etika Politik

INIKATASULTRA.com – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia diingatkan untuk belajar etika politik.

Mengingat yang sesuai yang dijadwalkan bahwa, Partai Gelora Indonesia akan mendeklarasikan sebagai partai baru di Indonesia, pada 10 November 2019 besok.

Partai ini ditargetkan akan ikut kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Partai besutan eks Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fahri Hamzah dan Anis Matta itu diingatkan tidak membajak kader partai-partai politik lainnya.

“Gelora juga harus belajar etika politik agar tidak membajak kader partai politik lainnya,” kata Pangi, menjawab pertanyaan JPNN (Fajar Group), Sabtu (9/11/2019).

Analis politik yang karib disapa Ipang itu menuturkan sebaiknya Partai Gelora mengambil dan merekrut kader baru yang belum pernah bergabung ke partai. Selain itu, ujar dia, rekrutlah kader yang punya potensi dan bakat.

“Banyak kok anak muda, pengusaha dan aktivis termasuk artis atau publik figur yang selama ini belum keluar masuk atau tersentuh partai politik, belum pernah menjadi salah satu kader partai. Ini akan lebih elok memang,” ungkapnya.

Hanya saja, Ipang juga mafhun kalau ada kader partai sendiri yang ngotot pindah ke partai baru.

“Ini yang harus dikelola dengan baik dan bijak sehingga saling menjaga fatsun politik,” ujarnya.

Selain itu, Ipang mengatakan bahwa Partai Gelora harus kerja keras. Tidak hanya sekadar berupaya lolos sebagai peserta pemilu, melainkan harus bisa selamat dari jebakan ambang batas parlemen empat persen.

“Yang nantinya ada wacana menaikkan menjadi lima persen. Ini kerja maha berat,” tegasnya. (Jpnn/IS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed