oleh

Prodi Keguruan Bahasa UHO Gelar ‘Studium Generale’, Hadirkan Profesor dari Jepang

KENDARI, INIKATASULTRA.com Program Studi Keguruan Bahasa Program Pasca Sarjana Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari menggelar Studium Generale, di Aula Pasca Sarjana UHO, Jumat (8/11/2019).

Studium Generale atau Kuliah Umum ini menghadirkan Professor Thomas Neil Robb, Chair of Extensive Reading Foundation dari Kyoto Sangyo University, Jepang.

Diikuti oleh seratusan mahasiswa pascasarjana dari empat program studi yang terkait dengan pendidikan yakni Keguruan Bahasa, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Seni, serta Pendidikan IPS, Studium Generale kali ini membahas tentang Extensive Reading.

Namun, selain Extensive Reading, hal yang dibahas kali ini juga adalah tentang e-Learning atau pembelajaran elektronik yang fokus pada hal bagaimana mendesain aplikasi yang bersahabat dengan guru dan siswa (teacher dan student-friendly).

“Karena banyak aplikasi pembelajaran yang tidak tidak teacher-friendly ataupun student-friendly. Sehingga penting untuk memastikan aplikasi pembelajaran itu bersahabat dengan guru maupun siswa,” kata Professor Robb.

Professor Thomas Neil Robb dan peserta Studium Generale

Sementara itu, terkait dengan Extensive Reading, Neil Robb mengatakan, di dalam pembelajaran bahasa hanya terdapat dua input atau masukan yakni mendengar atau listening dan membaca atau reading.

“Kedua input inilah yang sangat memiliki peran di dalam peningkatan kemampuan berbahasa seseorang,” imbuhnya.

Ketua Prodi Keguruan Bahasa PPS UHO, Alberth membeberkan, Professor Robb sengaja diundang untuk memberikan wawasan baru bagi mahasiswa terkait pentingnya Extensive Reading dan Student-Teacher Friendly Aplication.

“Di era saat ini dimana teknologi berkembang pesat atau era industri 4.0, setiap orang dituntut untuk bisa menguasai teknologi. Jadi kuliah umum ini sejalan dengan semangat Menteri Pendidikan inginkan,” ungkap Alberth.

Kedepannya, ia mengharapkan kegiatan semacam ini dapat lagi digelar dalam rangka menciptakan suasana akademik di kampus, khususnya di program pasca sarjana UHO.

“Satu kesyukuran bagi kami, karena pihak Universitas sangat mendukung kegiatan ini dengan semua fasilitas yang diberikan. Semoga kedepan bisa lagi digelar kegiatan seperti ini,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Studium Generale merupakan sebuah tradisi kuliah umum yang telah lama dilaksanakan dan dipelihara oleh berbagai universitas-universitas tua di dunia, seperti Oxford University, Harvard University, maupun kampus-kampus besar lainnya. (RF)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed