oleh

“Desa Hantu” Jadi Viral, Pengelolaan Dana Desa di Busel Diminta Transparan

BUSEL, INIKATASULTRA.com Setelah menjadi viral diperbincangkan terkait Desa fiktif atau “Desa Hantu” di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Kepala desa di Kabupaten Buton Selatan (Busel) diminta dalam pengelolaan dana desa harus transparan.

Inspektur Buton Selatan (Busel) Maharudin menekankan kepada seluruh Kades dan perangkat se Busel untuk mengelola dana desa secara transparan dan akuntabel.

Hal tersebut disampaikan Maharudin, dalam forum pertemuan Plt Bupati Busel H La Ode Arusani bersama perangkat desa se Busel, di aula Rujab, Minggu (10/11/2019).

Menurutnya meskipun saat ini di Busel sudah maksimal menjalankan dan merealisasikan serta menyajikan laporan dana desa secara transparan. Kedepan hal ini harus menjadi komitmen bersama dalam pengelolaan dana desa secara transparan.

“Karena saat ini sudah banyak yang memantau dana desa ini, bukan hanya kita internal. Bahkan Presiden Jokowi meminta KPK untuk melakukan pengawasan pengelolaan dana desa,“ kata Maharudin, seperti yang dilansir butonpos.fajar (Fajar Group), Minggu (10/11/2019).

Ia menjelaskan, pengelolaan dana diharapkan lebih maksimal lagi. Terutama pada program pemberdayaan masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Anggaran BUMDes harus maksimal dikelolah pada kegiatan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap Pemerintah desa juga membangun koordinasi yang senergi dalam percepatan pembangunan di Desa.

Mantan Asisten II Setda Busel ini mengharapkan pemerintah desa untuk lebih maksimal memberikan pelayanan yang maksimal. (BP/IS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed