oleh

Pelaku Video Porno “Keroyokan” di Bali , Diduga Model dan Tiga Fotografer

INIKATASULTRA.com Video porno satu cewek yang memuaskan tiga cowok, menyimpan misteri di balik motif di video tersebut.

Diduga perempuan tersebut merupakan korban dari tiga lelaki yang ada di dalam video, menjanjikan suatu pekerjaan.

Dari informasi yang dihimpun Bali Express (Fajar Group), tiga laki-laki tersebut berprofesi sebagai fotografer. Sementara itu, perempuan tersebut merupakan seorang model.

Tiga laki-laki fotografer tersebut menjanjikan akan memotret perempuan tersebut, namun harus melayani nafsu birahi tiga laki-laki tersebut.

Sementara itu, dalam percakapan video tersebut terdengar perempuan menanyakan hal yang dijanjikan oleh laki-laki tersebut.

“Kau kan uda bilang ke temenmu itu kan, yang tanggal 8 itu,” tanya perempuan tersebut.

Salah satu pria dalam video tersebut menjawab ke perempuan tersebut bahwa semua sudah diurus.

“Oww sudah, sudah beres semuanya, sudah saya kasi rule nya,” jawab laki-laki tersebut.

Tidak jelas apa yang dimaksud percakapan tersebut, tetapi seperti sebuah janji yang diiming-imingi ke perempuan tersebut.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, viral video porno seorang perempuan dikeroyok oleh tiga orang laki-laki yang diduga di sebuah hotel di Bali.

Munculnya kasus video porno antara 1 perempuan dan 3 laki-laki ini, menambah daftar kasus video porno di Bali. Sebelumnya seorang guru mengajak muridnya melakukan threesome bersama pacarnya di sebuah kos-kosan di Buleleng.

Kasubdit V Unit Cyber Crime Polda Bali AKBP Gusti Ayu Putu Suinaci seperti yang diberitakan sebelumnya, belum mendapat laporan tentang beredarnya video sur tersebut namun berjanji akan menyelidiki video yang sudah beredar luas tersebut.

Sementara itu, Dirkrimsus Polda Bali Kombespol Yuliar Kus Nugroho menyampaikan, saat dikonfirmasi pada Jumat (29/11), bahwa pihaknya akan menyelidiki alias mengejar penyebar konten tersebut.

“Kami masih lidik, kami akan cari yang menyebarkan, itu kan suka sama suka, cuma kami akan cari yang menyebarkan,” jawab Kombespol Yuliar singkat. (JP/IS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed