oleh

Sempat Viral di Medsos, Kasus Pengeroyokan Pemuda di Kendari Berakhir Damai

KENDARI, INIKATASULTRA.com – Kasus pengeroyokan terhadap seorang pemuda di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara terjadi pada 2 November 2019 silam. Kasus itu menjadi viral di media sosial Facebook lantaran seorang pemuda berinisial RM dan RS dikeroyok dan dianiaya oleh 9 orang lelaki.

Kepolisian Resor Kendari yang mendapat laporan terjadinya tindak pidana itu langsung bergerak cepat dengan mengamankan para pelaku, termasuk tiga diantaranya yang masih di bawah umur.

Namun, seiring berjalannya waktu, kasus tersebut dinyatakan diselesaikan dengan damai alias dengan cara kekeluargaan. Polres Kendari pun menyanggupi permintaan kedua belah pihak.

“Atas kesepakatan kedua belah pihak, kasus ini diselesaikan dengan cara kekeluargaan. Pada prinsipnya itu tetap sesuai aturan hukum karena itu juga diatur dalam Edaran Kapolri Nomor : SE/8/VII/2018 tentang Penerapan Keadilan Restoratif (Restorative Justice) dalam Penyelesaian Perkara Pidana,” kata Kasat Reskrim Polres Kendari, AKP Sofyan Rasidi.

Pihak korban yang diwakili oleh kakak korban, Hasrul mengakui jika hal ini bermula dari kesalahpahaman karena sang adik yang bertamu ke rumah Tersangka Wahid Hamid pada pukul 01.30 WITA.

“Saya memohon maaf kepada masyarakat di Lorong Haji Lamarundu, Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wuawua yang merasa terganggu atas kejadian ini,” ucap Hasrul.

Sementara itu, para tersangka yang diwakili oleh Tersangka Wahid Hamid, juga memohon maaf kepada korban atas tindakan pengeroyokan yang telah dilakukannya bersama 8 orang lainnya. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian karena telah memediasi dan membantu penyelesaian kasus ini secara kekeluargaan.

“Kami memohon maaf atas tindakan yang kami lakukan kepada korban, juga berterima kasih kepada Polres Kendari karena sudah membantu penyelesaian kasus ini,” kata Wahid. (RF)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed