oleh

Melalui Sinergi Bersama Pemda, BPJAMSOSTEK Tingngkatkan kepesertaan Bukan Penerima Upah

KENDARI, INIKATASULTRA.com – BPJAMSOSTEK terus berupaya meningkatkan kepesertaannya. Bersama Kabupaten Bombana, Konawe Utara, dan Praktisi Ekonomi digelar talkshow Peningkatan Kepesertaan Bukan Penerima Upah melalui Sinergi antara Pemda dan BPJS Ketenagakerjaan. Guna meningkatkan Kesejahteraan Rakyat.

Kegiatan talkshow yang dilaksanakan di Claro Hotel Kendari dengan menghadirkan Bupati Bombana Tafdil, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Konawe Utara Juswan, Pengamat Ekonomi Nasional Abdul Rahman Farisi dan Kepala BPJS Ketenagakaerjaan Sulawesi Tenggara Muhyiddin Dj, Senin (2/12/2019).

Tak lain tujuannya agar masyarakat dapat teredukasi tentang manfaat BPJAMSOSTEK dan peran BPJAMSOSTEK dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia khususnya untuk masyarakat pekerja mandiri.

Bupati Bombana, H Tafdil mengatakan, BPJAMSOSTEK merupakan satu aspek penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena BPJAMSOSTEK melindungi pekerja dari resiko-resiko kerja. Sehingga pada saat pekerja mengalami resiko kerja, pendapatan keluarga pekerja tidak ikut berhenti.

“Kami tahun 2018 telah mendaftarkan 6000 pekerja rentan agar dilindungi BPJAMSOSTEK sampai Tahun 2022,” tutupnya.

Di tempat yang sama, Juswan selaku Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja yang mewakili Bupati Konawe Utara mengharapkan dengan adanya kegiatan ini sebagai acuan bagi Kabupaten Konawe Utara untuk menyejahterakan seluruh pekerjanya diberbagai sektor.

Sementara itu, Muhyiddin Dj menjelaskan bahwa jaminan Sosial Ketenagakerjaan merupakan hak yang wajib dimiliki oleh seluruh pekerja Indonesia, bukan hasil dari belas kasihan. Dengan skema peningkatan kesejahteraan melalui BPJAMSOSTEK.

Apa yang diberikan BPJAMSOSTEK merupakan manfaat pasti, karena resiko yang dijaminkan merupakan resiko pasti. BPJAMSOSTEK hadir untuk mencegah kemiskinan bagi keluarga pekerja yang mengalami resiko.

“Jangan sampai keluarga pekerja yang mengalami resiko menangis berkali – kali karena harus mengurus biaya – biaya lain” tangas Muhyiddin Dj. (IK)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed